Memasuki tahun 2026, dunia filantropi dan penggalangan dana non profit semakin berubah dan berkembang. Banyak hal yang dulu masih dianggap tren baru, kini sudah menjadi bagian dari keseharian organisasi sosial. Mulai dari upaya mencari sumber pendanaan yang lebih beragam, meningkatnya peran donasi individu, hingga penggunaan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence) untuk membantu kerja tim. Di tengah kondisi ekonomi yang relatif stabil, organisasi non profit dituntut lebih sigap menyesuaikan diri agar program dan misinya tetap berjalan.
Di sisi lain, organisasi juga menghadapi tantangan seperti persaingan mencari tenaga kerja yang berpengalaman, perubahan budaya kerja, serta pendanaan yang makin selektif untuk isu-isu tertentu. Karena itu, organisasi non profit perlu memahami cara donor memberi saat ini, membangun hubungan jangka panjang dengan para donor, dan memanfaatkan teknologi secara bijak. Tahun 2026 menjadi waktu penting bagi organisasi sosial untuk berbenah, beradaptasi, dan memastikan keberlanjutan dampak yang mereka ciptakan.
Selengkapnya