Pendanaan kesehatan global melibatkan banyak pihak, mulai dari pemerintah, lembaga internasional, hingga yayasan filantropi. Namun, di balik berbagai program dan kerja sama lintas negara, muncul pertanyaan penting: siapa sebenarnya yang bertanggung jawab dan kepada siapa? Akuntabilitas dalam pendanaan kesehatan tidak cukup hanya berupa laporan keuangan atau administrasi. Lebih dari itu, perlu ada kejelasan tentang peran, tanggung jawab, dan transparansi agar program benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.
Dalam banyak kasus, terdapat perbedaan posisi kekuasaan antara pemberi dana dan penerima, terutama di negara berpenghasilan rendah dan menengah. Karena itu, akuntabilitas bukan sekadar urusan teknis, tetapi juga menyangkut kepercayaan dan rasa keadilan. Transparansi, keterlibatan masyarakat, dan pengawasan yang jelas menjadi kunci agar pendanaan tetap berpihak pada kebutuhan masyarakat. Kejelasan tanggung jawab tersebut mengingatkan bahwa seluruh pihak yang terlibat baik pemberi maupun penerima dana memiliki kewajiban menjaga integritas, menggunakan dana secara bertanggung jawab, dan memastikan tujuan sosial yang diusung benar-benar tercapai.
Selengkapnya