Penguatan Filantropi Indonesia Dimulai dari Pembenahan Regulasi dan Insentif

Penguatan Filantropi Indonesia Dimulai dari Pembenahan Regulasi dan Insentif

Artikel Mingguan

Indonesia dinilai memiliki fondasi ekosistem filantropi yang cukup kuat dibandingkan sejumlah negara di Asia. Kolaborasi lintas sektor, kemudahan pembentukan organisasi sosial, serta ketersediaan sumber daya manusia menjadi modal penting dalam mendukung berkembangnya investasi sosial. Meski demikian, meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan sosial belum diimbangi dengan pertumbuhan pendanaan, sehingga banyak organisasi sosial masih menghadapi tantangan dalam menjaga keberlanjutan programnya.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa penguatan ekosistem filantropi tidak hanya bergantung pada semangat berbagi, tetapi juga memerlukan dukungan kebijakan yang lebih kondusif. Penyederhanaan regulasi, optimalisasi insentif perpajakan, perluasan kemitraan dengan pemerintah dan sektor swasta, serta peningkatan kapasitas digital organisasi sosial menjadi sejumlah langkah yang dinilai penting untuk memperkuat keberlanjutan filantropi di Indonesia. Dengan dukungan tersebut, filantropi diharapkan mampu memberikan dampak sosial yang lebih luas dan menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Selengkapnya