Charity Warns of Urgent Need to Improve Palliative Care Before It is Too Late

Charity Warns of Urgent Need to Improve Palliative Care Before It is Too Late

Berita

Pelayanan end-of-life di National Health Service (NHS) Inggris terancam berada di bawah tekanan kecuali jika ada perbaikan dan pengembangan segera karena di Inggris terjadi kenaikan populasi lansia berdasarkan laporan terbaru.

Laporan oleh lembaga amal Marie Curie, yang merayakan hari jadinya ke-75 bersama NHS, mengatakan lebih dari satu orang setiap menit membutuhkan perawatan paliatif dalam 25 tahun.

Dengan sistem yang beroperasi seperti saat ini, lembaga amal memperkirakan ratusan ribu orang tidak akan memiliki akses ke pelayanan tersebut. Laporan tersebut mengatakan satu dari empat orang meninggal karena membutuhkan perawatan dan dukungan paliatif dan pada  2048, jumlah tersebut dapat meningkat dari 147.000 menjadi 730.000 karena populasi yang menua meningkat sekitar 92% menjadi 3,3 juta orang.

Chief Executive lembaga amal tersebut, Matthew Reed, mengatakan mereka bertujuan untuk menutup kesenjangan antara orang yang membutuhkan dan dapat menerimanya. Tetapi jika tidak terjadi perubahan, kesenjangan tersebut akan terus membesar, terutama untuk masyarakat yang lebih miskin.

Dia berkata: “Terus terang, kematian hanya terjadi sekali – dan perawatan pada fase end-of-life tidak banyak didapatkan oleh orang-orang. Itu dapat berdampak buruk bagi pasien dan dapat berdampak buruk pada orang yang mereka cintai.

“Sistem yang kita miliki saat ini tidak mencerminkan siapa kita sebagai manusia. Ini juga merupakan cara termahal yang dapat kami pikirkan untuk melakukan sesuatu.”

Dia melanjutkan: “Keluarga korban menelepon 111 dan layanan ambulan, yang seringkali kurang dapat memberikan layanan terbaik untuk perawatan end-of-life, jadi mereka membawa orang ke rumah sakit yang jarang menjadi pilihan terbaik untuk orang dalam kondisi kritis.

“Yang dibutuhkan adalah lebih banyak lagi dukungan untuk orang-orang di rumah mereka sendiri. Perawatan itu seringkali lebih baik, dan lebih murah, daripada yang tersedia di rumah sakit.”

Lembaga amal tersebut menguraikan lima bidang yang dapat meningkatkan dan mengurangi tekanan pada NHS selama lima tahun ke depan, yakni layanan keperawatan respon cepat, akses hub (jaringan yang menghubungkan berbagai perangkat) tunggal yang tersedia setiap saat atau 24/7, bekerja secara langsung dengan NHS, meningkatkan perencanaan perawatan lanjutan, dan memindahkan target dukungan.

Mr Reed menambahkan masalah “dapat dipecahkan, dan kami bermaksud untuk menyelesaikannya”.

“Kami bangga dengan masa lalu kami tetapi sangat fokus pada masa depan dan saat kami berusia 75 tahun, perayaan ini berfokus terhadap kebutuhan mendesak dengan mengoptimalkan perawatan paliatif dan layanan dukungan untuk


intervento all'apparato gastrointestinale

Intervento Gastroenterologico

Testo aggiuntivo sull’intervento gastrointestinale.

memberikan perawatan end-of-life yang lebih baik bagi semua orang,” katanya.

Selama diskusi tentang undang-undang terkait perawatan tersebut pada hari Selasa, Menteri Perawatan Sosial Helen Whately mengatakan ada “kisah positif untuk diceritakan” dalam hal kualitas dan penyediaan perawatan paliatif di Inggris.

Dia mengakui variasi dan ketidaksetaraan dalam akses ke perawatan sebagai bidang perhatian terbesarnya, termasuk akses ke perawatan di luar jam kerja.


Penerjemah: Mashita Inayah (PKMK UGM)

Sumber: https://www.independent.co.uk/news/uk/charity-helen-whately-marie-curie-nhs-b2370211.html